Pancasila Sudah Final, Saatnya Amalkan dan Lestarikan

Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar Agun Gunandjar Sudarsa, menanggapi soal polemik Rancangan Undang-Undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP) yang saat ini ramai diperbincangkan oleh masyarakat di Indonesia.

Menurutnya Pembahasan RUU HIP itu sudah selesai, karena tidak ada Surpres (Surat Presiden).

”Tak ada Surpres, itu sudah selesai. Karena Presiden tidak mau bahas. Jadi ya berhenti,” kata Agun, di Gedung Dakwah, Panoongan, kabupaten Ciamis.

Dia juga meminta agar masyarakat tidak perlu khawatir. Karena dengan Presiden tidak mengeluarkan Surpres, artinya pembahasan RUU HIP tidak jalan.

”Jadi tak usah dibilang hidup tidak hidup. Ya sudah berhenti. Namun untuk penghentiannya ada mekanisme. Tinggal tunggu prosedur saja (formalitas),” kata Agun.

Lebih lanjut Agun menerangkan, yang dibutuhkan saat ini adalah sosialisasi tentang bagaimana agar nilai-nilai dalam Pancasila dipraktikan di kehidupan sehari-hari. Juga bagaimana kedepannya agar ideologi Pancasila tetap survive menghadapi berbagai tekanan ideologi-ideologi  lintas Negara di era globalisasi.

 “Saat ini, menjamur di negara Indonesia tentang pikiran-pikiran sekuler, pikiran-pikiran atheis, pikiran-pikiran pemahaman agama yang radikal, dan komunisme. Tekanan arus itulah musuh-musuh Pancasila,” jelasnya.

”Jadi Itulah yang menjadi persoalan ke depan yang harus dibicarakan. Bukan tentang Pancasila, ekasila, trisila, 1 Juni, 18 Agustus, bukan itu. Itu sudah selesai (final),” ujarnya tegas.

sumber : https://galuh.id/agun-gunandjar-pembahasan-ruu-hip-tidak-dilanjutkan/ dan https://pasundannews.com/agun-gunandjar-sudarsa-pembahasan-ruu-hip-dihentikan/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *